Struktur Kalimat Pasif
PADANG -iniPas.com
Dalam bahasa Indonesia, struktur
kalimat pasif adalah struktur kalimat yang menggunakan verb “dipakai” (dipakai
sebagai bentuk pasif dari verb “memakai”) dan memperlihatkan bahwa subjek
kalimat menerima aksi dari verb tersebut. Contohnya:
1. Buku
ini dipakai oleh mereka. (Mereka memakai buku ini.)
2. Kue
itu dipanggang oleh ibu. (Ibu memanggang kue itu.)
3. Rumah
itu dibangun oleh tukang kayu. (Tukang kayu membangun rumah itu.)
Perhatikan bahwa dalam struktur
kalimat pasif, subjek kalimat biasanya tidak diketahui atau tidak spesifik.
Jika ingin menyatakan subjek secara spesifik, maka kita bisa menambahkan
preposisi “oleh” di depan subjek tersebut. Contoh:
1. Buku
ini dipakai oleh mereka yang sudah meminjamnya.
2. Kue
itu dipanggang oleh ibu saya di dapur.
3. Rumah
itu dibangun oleh tukang kayu terkenal di kota ini.
Struktur kalimat pasif dalam
bahasa Indonesia terdiri dari beberapa unsur, yaitu subjek, predikat, dan
pelaku. Subjek dalam kalimat pasif adalah orang atau benda yang menerima aksi
atau tindakan yang dilakukan oleh pelaku. Dalam contoh “Pesanan diterima oleh
saya oleh kurir”, subjeknya adalah “pesanan”.
Predikat dalam kalimat pasif
adalah kata kerja yang menunjukkan aksi atau tindakan yang dilakukan oleh
pelaku. Dalam contoh tersebut, predikatnya adalah “diterima”. Pelaku dalam
kalimat pasif adalah orang atau benda yang melakukan aksi atau tindakan. Dalam
contoh tersebut, pelakunya adalah “kurir”. Pelaku dalam kalimat pasif biasanya
ditunjukkan dengan kata “oleh” setelah predikat.
Secara umum struktur kalimat
pasif dalam bahasa Indonesia adalah “Diterima (predikat) + oleh (subjek) + oleh
(pelaku)”. Perlu diingat bahwa dalam bahasa Indonesia, kalimat pasif tidak
sepopuler dibandingkan bahasa lain, sehingga dalam konteks yang sesuai, kalimat
aktif lebih digunakan.
Nah, melalui buku Tata Bahasa
Dasar Bahasa Indonesia ini, Anda akan jadi lebih mudah dalam mengikuti
setiap langkah-langkah dalam membuat kalimat pasif. Buku ini ditulis dengan
bahasa yang sederhana, sehingga cocok untuk para pemula.
Buku ini memberi kita
pembelajaran terkait bahasa. Meskipun sebagai orang Indonesia, tetapi berbahasa
Indonesia dengan baik dan benar masih menjadi PR bagi banyak orang. Terutama
untuk para penulis dan akademisi, penggunaan Bahasa Indonesia dengan tata
bahasa yang benar menjadi sebuah keharusan.
Bila Anda masih sering kesulitan
menata tulisan Bahasa Indonesia Anda, maka belilah buku ini. Buku Tata
Bahasa Dasar Bahasa Indonesia memuat materi tentang aturan tata bahasa
Indonesia dasar. Di buku ini Anda akan melihat bagaimana penulis di media cetak
menata tulisannya sehingga lebih rapi dan mudah dibaca, serta bernilai benar di
hadapan kaidah bahasa Indonesia. Selain itu, Anda yang juga berprofesi sebagai
mahasiswa atau akademisi juga dapat mengambil informasi tambahannya untuk mengoptimalkan
penulisan karya akademik Anda.
Buku ini disusun berdasarkan data
penggunaan ragam bahasa tulis karya para penulis yang dimuat dalam buku,
majalah, dan surat kabar. Dari data akurat itu diperoleh keteraturan dalam
bentuk kata dan susunan kalimat serta paragraf. Fenomena itu menggambarkan
bahwa ada sistem dalam pembentukan kata dan penyusunan kalimat bahasa
Indonesia.
Buku ini tidak hanya memaparkan
kaidah morfologi dan sintaksis, tetapi memberikan tuntunan penggunaan kata dan
kalimat serta paragraf secara baik dan benar. Oleh karena itu, buku ini sangat
bermanfaat bagi para pengguna bahasa Indonesia, mahasiswa, guru, peneliti, dan
penulis, serta kalangan media cetak demi pencapaian kemantapan kedudukan dan
fungsi bahasa Indonesia dalam kehidupan akademik dan pembelajaran bahasa
Indonesia.
Itulah penjelasan mengenai
struktur kalimat pasif. Semoga bermanfaat! (006/BBS)

No comments